Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) Di Kabupaten Lampung Tengah - Hermawan


(Suatu studi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan implementasi kebijakan pemberdayaan P3A berdasar INPRES Nomor 3 Tahun 1999 di Kabupaten lampung Tengah)

Tugas Akhir/Tesis Penelitian Administrasi Publik
Penulis: Hermawan
Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada
Program Studi Magister Administrasi Publik
Bidang Konsentrasi: Kebijakan dan Manajemen Otonomi Daerah

Ringkasan:

Salah satu kebijakan pemerintah dalam bidang keirigasian adalah dengan diserahkannya pengelolaan jaringan irigasi kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Program Pembaharuan Kebijakan Pengelolaan Irigasi (PKPI) yang dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 1999 sangat relevan dengan arah pemberdayaan masyarakat, mengingat tujuan yang diharapkan melalui kebijakan tersebut adalah pengembangan lembaga yang otonom, mandiri, mantap dan berkembang, berupa peningkatan kapasitas dan kemampuan masyarakat dalam kegiatan sosial ekonomi melalui pengembangan kelembagaan yang ada dalam masyarakat yakni kelompok P3A.

Tesis ini berjudul Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) Di Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan studi Tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keefektifan Implementasi Kebijakan Pemberdayaan P3A Berdasarkan Inpres Nomor 3 Tahun 1999 di Kabupaten Lampung Tengah, serta mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap upaya pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kabupaten Lampung Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diolah dari hasil pengamatan dan wawancara dengan Ketua Badan/Kepala Dinas beserta jajarannya yang bertanggung jawab terhadap implementasi Inpres Nomor 3 Tahun 1999, Ketua P3A Gabungan di lingkungan Dinas Pengairan Kabupaten Lampung Tengah sebagai pelaksana serta pihak-pihak terkait (Stakeholder) di Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Pengairan dan Bappeda Kabupaten Lampung Tengah. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah Efektifitas Implementasi Inpres Nomor 3 Tahun 1999 dalam pemberdayaan Petanai Pemakai Air (P3A) variabel independent, sedangkan yang menjadi variabel independent Kualitas aparat pelaksana dan dukungan masyarakat terhadap implementasi Inpres Nomor 3 Tahun 1999 di Kabupaten Lampung Tengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi pelaksanaan pembaharuan kebijakan pengelolaan irigasi yang didasarkan atas instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 1999 telah mengakibatkan terjadinya perubahan pengelolaan irigasi, baik dalam aspek peran dan tanggung jawab lembaga pengelola irigasi maupun pendanaan untuk membiayai kegiatan pengelolaan irigasi. Kondisi ini telah dilakukan di Kabupaten Lampung Tengah, yang ditandai dengan telah terbentuknya organisasi perkumpulan petani pemakai air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) serta Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Dalam rangka memberdayakan masyarakat (petani) pemakai air di Kabupaten Lampung Tengah dalam pengelolaan irigasi, maka keseriusan aparat pemerintah maupun legislatif perlu ditingkatkan, produk hukum yang mengatur tentang program pembaharuan kebijakan pengelolaan irigasi hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan program, serta meningkatkan keterlibatan juru pengairan dalam rangka pembelajaran pendampingan kepada masyarakat (petani) dalam pengelolaan irigasi.

No comments:

Post a Comment